Getol Perjuangkan Hak Siswa di Kota Ternate, Ini Yang Dilakukan Nurlela Syarif

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on telegram
Telegram

Ternate – Anggota Fraksi NasDem DPRD Kota Ternate, Nurlaela Syarif mengingatkan bahwa seluruh hak siswa dan siswi di Kota Ternate harus terpenuhi. Pesan itu disampaikan Srikandi NasDem Ternate itu setelah menjalankan fungsi pengawasan di beberapa Sekolah Dasar (SD) di wilayahnya.

Beberapa hal yang menjadi fokus Nurlaela bersama Komisi III Bidang Pendidikan DPRD Kota Ternate diantaranya adalah implementasi Dana Bos dan Bosda (biaya operasionalisasi sekolah), pengadaan buku ajar K13 dan LKPD (lembaran kerja peserta didik) atau LKS (lembaran kerja siswa), serta sejumlah persoalan lainnya.

“Kami banyak dapat laporan dari masyarakat dimana masih ada sekolah yang menjual buku ajar K13 seperti tematik dan juga buku LKS ke siswa,” kata Nurlaela dalam keterangan tertulisnya, Jumat (16/9).

Nurlaela mengaku sangat terpukul apabila mendengar laporan masih adanya sekolah yang main-main dalam persoalan buku. Pasalnya menurut dia alokasi anggaran sudah jelas dan pengadaan buku menjadi kewajiban sekolah untuk memenuhinya. Dia berharap tidak ada lagi sekolah yang menjual buku kepada siswanya.

“Saya kalau dengar laporan begini dari masyarakat saya merasa miris karena buku itu wajib harus tersedia, wajib dilakukan pengadaan, wajib dimiliki siswa, jangan lagi sekolah masih mau main-main soal ini,” tegas dia.

Nurlaela juga menyampaikan terkait kebijakan kepala sekolah yang harus lebih terbuka dengan Dana Bos dan Bosda sehingga tidak menimbulkan kecurigaan dari warga sekolah. Dia kemudian menerangkan bahwa anggaran Bos dan Bosda didapat berdasarkan rasio atau jumlah siswa.

“Jadi peruntukan dana itu wajib hukumnya untuk mendukung proses kegiatan belajar mengajar seperti perangkat pendukung pembelajaran, seperti ATK (alat tulis kantor), kreativitas guru, dan saya minta agar transparan laporannya,” kata dia.

Menurut Nurlaela, transparansi tersebut dapat diwujudkan melalui papan atau spanduk berisikan laporan pertanggungjawaban sehingga komite dan orang tua siswa mengetahui informasinya secara utuh dan guru-guru serta warga sekolah juga bisa mendapat akses informasi secara transparan.

Pada kesempatan tersebut beberapa sekolah yang menjadi sample dalam kunjungan diantaranya SD BTN, SD 31 Kalumata, SD 2 Maliaro, SD 56 Tubo.

Kehadiran Nurlaela dan Komisi III DPRD Kota Ternate mendapat sambutan hangat dari kepala sekolah beserta para guru yang sangat terbuka menerima kunjungan tersebut.

Nurlaela bahkan secara langsung melakukan inspeksi ke beberapa kelas dan menanyakan langsung ke siswa apakah benar mereka mendapat buku pembelajaran atau tidak.

“Sejauh ini dari hasil pantauan semua sekolah yang dikunjungi melakukan pengadaan buku pembelajaran secara baik untuk menunjang pembelajaran siswa,” pungkas dia.

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on telegram
Telegram

Related Posts

Kotak Aspirasi

Whatsapp Form Widget by www.idblanter.com

Tuliskan Alamat kelurahan RT/RW dan Kecamatan

Kirim Sekarang
Design by Dunia Blanter
Design by www.idblanter.com
Design by www.blantertheme.com
Rio Ilham Hadi - Rhinokage Rio (about.idblanter.com)