Kejadian “Rumah Kosong” tak Terulang, Pemerintah Kelurahan Diminta Peduli Lingkungan

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on telegram
Telegram

Pemerintah kelurahan dimintai peka dan tingkatkan pengawasan terhadap lingkungan masing-masing.

Ini dilakukan untuk menjaga kemungkinan agar kejadian seperti di Kelurahan Stadion, Kecamatan Ternate Tengah tidak terulang kembali.

Hal itu disampaikan Anggota Komisi III DPRD kota Ternate, Dr Nurlela Syarif saat dihubungi Beritamalut.co, Jumat (17/12/2021).

Menurutnya, tak hanya kejadian di rumah kosong di Kelurahan Stadion tapi juga di kawasan Benteng Orange yang mana belasan remaja dan pelajar ditemukan sementara menghirup lem eha-bond, tidak terulang kembali.

Menurut Nurlela, memang sasaran perilaku yang ingin coba-coba bahkan candu narkotika, miras, ngelem dan zat adiktif lainnya berada di tempat gelap, maupun rumah tanpa penghuni.

Dan jika ingin melakukan pemberantasan ataupun mengurangi kasus itu dikalangan generasi muda, maka pemerintah kota harusnya mempunyai dorongan kepada Pemerintah Kecamatan, Pemerintah Kelurahan, Ketua Pemuda, RT RW harus dioptimalkan peran pengawasan lingkungan mereka masing-masing.

Dikatakannya, memang dulu kita kenal dengan sistem Siskamling atau keliling di tingkat masyarakat namun dengan seiring perkembangan zaman maka aktivitas atau sistem itu tidak dilakukan lagi dan jika Satpol-PP tidak melakukan razia maka tingkat kelurahan juga diam atau jarang waspada terhadap lingkungan rawan atas kegiatan penyimpangan sosial.

“Pemerintah Kelurahan ini perlu dievaluasi kembali dan lurah harus aktif melakukan edukasi ke Masyarakat karena kejadian itu ada di lingkungan Kelurahan dan RT RW dan itu mereka harus tahu dimana rumah yang kosong tidak ada penghuni, dimana ada penginapan, Kos-kosan dan bangunan yang tidak terpakai,” cetusnya.

Dan semua data tersebut itu yang harus tahu tingkat Kelurahan baik RT/ RW dan Bhabinkamtibmas dan dititik rumah itu harus dipasang papan pengumuman yang dituliskan dilarang beraktivitas menggunakan narkoba, minuman keras, dan ngelem dan harus ada himbauan ataupun kampanye-kampanye.

Sehingga tidak dibiarkan begitu saja menjadi tempat yang tidak baik dalam aktivitas para remaja karena bisa jadi kalangan orang tinggal di kelurahan itu dan kalangan orang yang dari luar.

Menurutnya, tingginya tingkat kriminalitas, penggunaan narkotika, miras dan ngelem dan zat adiktif lainnya di tingkat Kelurahan sudah seharusnya pemerintah Kota melalui Pemerintah Kecamatan, Kelurahan, Bhabinkamtibmas merapatkan barisan untuk membuat program menjaga kampung atau kelurahan.

Sehingga bisa mendeteksi perilaku-perilaku yang bisa menyebabkan penyimpangan sosial kemasyarakatan seperti narkoba, minuman keras dan ngelem.

“Salah satunya harus mengidentifikasi tempat-tempat yang bisa diakses oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab melakukan aktivitas terlarang tersebut,” tegasnya. (Sukur L)

Sumber : http://beritamalut.co/2021/12/17/kejadian-rumah-kosong-tak-terulang-pemerintah-kelurahan-diminta-peduli-lingkungan/

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on telegram
Telegram

Related Posts

Kotak Aspirasi

Whatsapp Form Widget by www.idblanter.com

Tuliskan Alamat kelurahan RT/RW dan Kecamatan

Kirim Sekarang
Design by Dunia Blanter
Design by www.idblanter.com
Design by www.blantertheme.com
Rio Ilham Hadi - Rhinokage Rio (about.idblanter.com)