Komisi III Ingatkan Diknas Gencar Sosialisasi di Sekolah atas Maraknya Remaja Ngelem

Komisi III DPRD Kota Ternate prihatin dengan maraknya kasus anak-anak remaja menghisap lem eha-bond.

Catatan Beritamalut.co di bulan Oktober 2021 saja sudah dua kasus remaja yang mengkonsumsi lem eha-bond di Kota Ternate.

Pertama 7 remaja yang ditemukan konsumsi minuman keras dan lem eha-bond dalam sebuah kos-kosan di Kelurahan Bastiong pada Jumat 15 Oktober 2021 dan terakhir 2 pelajar ngelem di kawasan Benteng Orange pada 24 Oktober 2021.

Menanggapi itu, anggota Komisi III DPRD kota Ternate, Dr. Nurlela Syarif, ketika diwawancarai Beritamalut.co, Selasa (26/10/2021) mengaku prihatin dengan kondisi demikian karena kebanyakan dari mereka tidak mengetahui apa dan sejauh mana dampaknya.

Padahal Pemkot Ternate sudah mempunyai Peraturan Daerah (Perda) tentang Narkotika dan Zat lainnya, hanya saja lem aibon atau eha-bond belum masuk dalam zat lainnya.

Untuk itu, Pemkot melalui Dinas Pendidikan harus gencar melakukan sosialisasi terkait penyalahgunaan narkotika dan bahan obat lainnya.

“Itu tidak hanya dilakukan oleh BNN tapi harus ada dorongan dari pemerintah kota Ternate yang menjadi salah kota tanggap Narkoba dan Zat adiktif lainnya. Karena, peraturan sudah mewajibkan untuk melindungi pemuda dan remaja penyalahgunaan narkoba dan obat terlarang lainnya termasuk lem aibon atau eha-bond,” kata Nurlela.

“Dan itu menjadi rencana aksi instruksi Presiden maka kabupaten kota harus sudah mempunyai rencana aksi apalagi di momentum Sumpah Pemuda jatuh pada 28 Oktober, kita harus benar-benar melindungi generasi bangsa Indonesia,” pungkasnya.

Maka solusi yang ditawarkan katanya harus ada sosialisasi dan edukasi yang gencar di sekolah-sekolah dan juga harus pro aktif tingkat pengawasan di tiap kelurahan, lewat RT/RW yang harus dimaksimalkan, begitu juga Bhabinkamtibmas.

“Kita tidak bisa mengharapkan dari Satpol-PP maka konsekuensinya di tahun 2022 harus ada instrumen anggaran yang memadai untuk proses pencegahan, lewat edukasi dan sosialisasi terkait bahaya menggunakan lem Aibon itu apa, karena atas dasar pengaruh lingkungan,” ucapnya. (Sukur L)

Sumber : http://beritamalut.co/2021/10/26/komisi-iii-ingatkan-diknas-gencar-sosialisasi-di-sekolah-atas-maraknya-remaja-ngelem/

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp

BeritaTerkait