DPRD Ternate Pertanyakan Klaim Kesiapan Dikbud Hadapi AN

Anggota Komisi III DPRD Kota Ternate, Maluku Utara, Nurlaela Syarif mewanti-wanti Dinas Pendidikan agar lebih siap menghadapi Asesmen Nasional (AN).

Pasalnya, AN tersebut berbasis komputer, dimana selain fasilitasnya harus siap, tenaga pengajar pun harus kompeten.

Nurlaela bilang, penerapan AN memang merupakan ajuan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, dan Ristek-Dikti. Namun jika dilihat dari pola UN pada saat pandemi ada beberapa kategori yang menjadi acuan seperti nilai akhir, tugas dan kehadiran jadi tolok ukurnya.

“Sementara AN ini nanti seperti apa belum kita ketahui. Maka kita dalam waktu dekat bakal melakukan koordinasi dengan dinas untuk membahas hal ini,” jelasnya, Jumat (10/9).

Komisi III, sambung Nurlaela, juga bakal membahas soal pola ujian berbasis Asesmen Nasional tersebut.

Jika pemerintah kota mau memberlakukan AN dengan menggunakan teknologi informasi berbasis internet, kata dia, maka harus disadari bahwa fasilitas kota ini belum memadai, baik di SD dan SMP.

“Kita ini masih terkendala dengan sarana prasarana teknologi dan informasi,” ujar politikus Partai Nasdem itu.

Menurutnya, Dikbud juga harus mempertimbangkan penerapan AN dengan kondisi sarana informasi dan teknologi pulau terluar seperti Moti, Hiri dan Batang Dua.

“Pulau terluar ini nantinya metodenya seperti apa? Kita harus realistis dengan kondisi yang ada. Jangankan di pulau terluar, di dalam Kota Ternate saja masih banyak kendala,” imbuhnya.

“Di masa pandemi ini kita harus tingkatkan sumber daya manusia berbasis sistem teknologi informasi, jadi guru tidak bisa manual lagi, harus berbasis digital. Maka dalam waktu dekat kita bakal lakukan pembahasan dengan dinas terkait hal ini,” tandas Nurlaela.

Penulis : Yunita Kaunar

Editor : Ika FR

Sumber : https://www.tandaseru.com/2021/09/10/dprd-ternate-pertanyakan-klaim-kesiapan-dikbud-hadapi-an/

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp

BeritaTerkait