Pengusaha Rental PS di Ternate Dilarang Terima Pelanggan Siswa saat Jam Belajar

Anggota Komisi III DPRD Kota Ternate, Maluku Utara, Nurlaela Syarif, mengaku prihatin dengan terjaringnya sembilan siswa dalam razia yang dilakukan Satpol PP, Senin (6/9). Apalagi sebagian besar dari mereka terjaring razia saat tengah bermain playstation (PS).

Politikus Partai Nasdem itu menegaskan, keaktivan siswan dalam belajar harus menjadi tanggung jawab bersamasekolah, pemerintah kota dan orang tua/wali.

Selain menjaring siswa, sambungnya, seharusnya Satpol PP memperingatkan pengusaha rental PS agar tidak menerima pelanggan siswa saat jam belajar.

“Menurut saya, kalau kita sandingkan dengan aturan, Kota Ternate punya perda tentang ketertiban umum dimana norma dalam perda ini juga mengatur tentang pelaku usaha warnet agar memiliki rasa tanggung jawab kepada anak usia produktif,” ungkapnya, Selasa (7/9).

Karena itu, Satpol PP wajib mengedukasi pengusaha rental.

“Agar anak-anak, apalagi menggunakan seragam sekolah dan di jam sekolah, tidak diterima bermain game online,” cetusnya.

Nurlaela mengingatkan, anak-anak di bawah usia 18 tahun tak bisa dipublikasikan identitas k=di publik.

“Kiranya Satpol PP dalam razia juga tidak boleh mengekspos privasi anak-anak karena harus ada perlindungan untuk mereka kaitannya dengan mental anak. Jadi penanganannya harus dikembalikan kepada orang tua dan pihak sekolah agar memberikan pendampingan kepada anak, pembinaan dan nasehat agar hal ini tidak terjadi lagi,” jelasnya.

Ia mengakui, sepanjang pandemi waktu belajar anak-anak terlalu lama terbuang. Sekolah daring pun diakuinya tak efektif.

“Karena hal ini anak-anak dan remaja di bawah 18 tahun lebih sering bermain game online ketika di rumah,” kata dia.

Tantangan ke depan, imbuhnya, harus memaksimalkan fungsi orang tua, sekolah dan masyarakat.

“Pemerintah daerah juga harus fokus dan peduli soal ini dengan giatkan sosialisasi dan edukasi perlindungan anak agar dapat memproteksi dan melindungi anak-anak sebagai generasi emas,” tandas Nurlaela.

Penulis : Yunita Kaunar

Editor : Ika FR

Sumber : https://www.tandaseru.com/2021/09/07/pengusaha-rental-ps-di-ternate-dilarang-terima-pelanggan-siswa-saat-jam-belajar/

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp

BeritaTerkait