Kebutuhan Guru di 3 Kecamatan Bakal Teratasi, DPRD Ternate : Prioritaskan Putra Daerah

Rencana Dinas Pendidikan Kota Ternate merekrut 109 Pegawai Tidak Tetap (PTT) tenaga Guru untuk ditempatkan di Kecamatan  Batang Dua, Hiri dan Moti mendapat apresiasi Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Ternate.

Sebagaimana disampaikan Nurlela Syarif selaku juru bicara Komisi III DPRD Kota Ternate saat diwawancarai Haliyora usai  rapat bersama Dinas Pendidikan Kota Ternate, Senin (02/8/21)

Ia menjelaskan, Komisi III sangat mengapresiasi rencana dinas merekrut guru PTT untuk ditempatkan di tiga kecamtan terluar itu.

Menurut politisi Nasdem tersebut, rencana rekrutmen guru PTT tersebut sejalan dengan temuan Komisi III terkait kekurangan guru di tiga Kecamatan terluar itu. “Setiap kegiatan Komisi yang selalu kami temukan di lapangan adalah keluhan kekurangan tenaga guru, jadi kami sangat merespon rencana perekrutan tenaga guru PTT tersebut,” ujarnya.

Bahkan, politisi perempuan itu menganggap rekrutan guru PTT tersebut wajib dilakukan, bahkan dia mendesak agar cepat direalisasikan. “Menurut kami, masalah kekurangan guru ini merupakan masalah urgen, sehingga komisi III berharap perekrutan tenaga guru PTT  ini menjadi prioritas bagi Dinas Pendidikan,” imbuhnya.

Nurlela juga berharap, perkrutan tenaga guru PTT juga diikuti dengan pemberian insentif kepada guru di tiga kecamatan terluar itu.

“Kami juga perlu mendorong adanya tambahan insentif guru di tiga wilayah terluar, karena selama ini mereka hanya dapat tambahan tunjangan tapi bukan Tambahan Tunjangan Pegawai (TTP), nilainya kurang lebih hanya Rp 230.000, jadi kita dorong agar supaya perlu ditambah,” ujarnya.

Menurutnya, rekrutmen tenaga guru PTT tersebut sebaiknya diproritaskan putra-putri daerah setempat. “Supaya mereka menetap. Kalau pola rekrutmen nanti kita bicarakan dengan BKD,” tutur Nurlela.

Menyinggumg tentang ketersediaan dana untuk membayar gaji PTT yang akan direkrut, Nurlela menandaskan masalah dana bukan menjadi kendala. “Ada uang ka tarada menurut kami bukan itu yang dilihat. Yang kita lihat adalah kebutuhan guru. Ini wajib dan  pemerintah harus segera mengalokasikan anggaran untuk memenuhi kebutuhan kekurangan guru,” tandasnya.

Sementara, terkait masalah anggaran, Plt. Kepala Dinas Pendidikan Kota Ternate  Bachtiar Teng mengatakan, pihaknya mengusulkan anggaran pembayaran honor dan insentif guru Pegawai Tidak Tetap (PTT) sebesar Rp 380 juta untuk honor PTT selama tiga bulan pertama. Anggaranan ini diusulkan dalam APBD atau APBD Perubahan.

“Secara garis besar, saya juga sudah sampaikan dalam rapat bersama Komisi III DPRD, kalau boleh di tiga bulan terakhir ini, sehingga pada akhir Agustus atau awal September kita sudah bisa buat rekrutmen,” kata Bactiar.

Bahtiar menyebutkan, 109 guru PTT yang akan direkrut tersebut bakan menerima gaji per orang per bulan sebesar Rp 1.100.00 ditambah tunjangan masing-masing sebesar Rp 400.000. “Jadi total gaji honor dan tunjangan masing-masing guru sebesar Rp 1.500.000 per bulan,” terangnya.

Bactiar memastikan pihaknya memprioritaskan putra-putri asli daerah dalam rekrutmen guru PTT untuk tiga kecamatan terluar.

“Yang jelas kita akan merekrut PTT tenaga guru ini adalah anak daerah, itu yang kita prioritaskan.Tetapi tidak menutup kemungkinan akan juga memberi kesempatan kepada putra-putri Ternate yang mau bertugas di tiga kecamatan tersebut, jika pelamar putra-putri asli daerah setempat tidak mencukupi,” ujar Bachtiar. (wan-1)

Sumber : https://haliyora.id/2021/08/02/kebutuhan-guru-di-3-kecamatan-bakal-teratasi-dprd-ternate-prioritaskan-putra-daerah/

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp

BeritaTerkait