Pendapatan Terganggu, Fraksi Nasdem Ajak Pemkot Carikan Solusi

Ternate – Asosiasi Sopir Lintas Halmahera (ASLIH) Maluku Utara pada Sabtu, (30/05) menyampaikan aspirasi kepada Ketua Fraksi Nasdem DPRD Kota Ternate, Nurlaela Syarif terkait perlakuan kebijakan oleh sejumlah posko gugus tugas di beberapa kabupaten/kota yang meminta protap kesehatan rapid test untuk para sopir lintas saat membawa muatan.

Menurut Nurlaela Syarif, ada sekitar 200-an lebih sopir lintas yang berKTP Ternate dan dari beberapa kabupaten/ kota. Selama pandemi covid 19 ini, aktivitas mereka sudah mengalami penurunan. Sumber pendapatan mereka berkurang, karena sebagian besar trayek tidak berjalan, padahal itulah sumber pendapatan mereka untuk bongkar muat barang.

Saat ini, distribusi angkutan yang mereka layani sebagaian besar adalah kebutuhan logistik dan medis yang di distribusi ke seluruh kawasan Halmahera. Namun sayangnya, beberapa hari ini dipersulit oleh kebijakan yang ada di posko gugus tugas Covid-19 disetiap pelabuhan speed harus menahan para sopir untuk dimintai surat kesehatan dengan lampiran hasil rapid test.

“Kasihan lho rapid test ini kalo harus dibebankan ke sopir lagi, biaya rapid testnya dari 600-800 ribu dan harus pake uang pribadi, saya pikir ini kebijakan yang kase menderita masyarakat tambah, maso akal rapid test kong sampe pe mahal bagini, saran saya pemerintah harus hadir untuk memberikan rapid test secara gratis untuk sopir lintas halmahera,” jelasnya.

“Pendapatan mereka berapa sih, bayangkan kalo rapid test harus mereka bayar sungguh ini kebijakan yang membuat rakyat tambah sengsara,” tambahnya.

Untuk itu, Nurlaela berkeinginan harus segera mencari solusi, siapkan kebutuhan rapid secara gratis kepada para sopir agar mereka dapat beraktivitas tanpa beban baru. (Red)

Sumber : https://marijang.id/2020/05/pendapatan-terganggu-fraksi-nasdem-ajak-pemkot-carikan-solusi/

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp

BeritaTerkait