Nurlaela : Bapemperda DPRD Ternate Siap Mendukung

Workshop legislasi dan anggaran untuk mendukung kerjasama segitiga emas di gelar jumat siang di Aula Bank Indonesia (BI) Ternate.Dalam workshop kali ini menghadirkan lembaga DPRD dari tiga Kabupaten Kota (Ternate, tidore dan Halbar), yang terdiri dari Bapemperda dan komisi II

Menurut Nurlaela Syarif Ketua Bapemperda DPRD Kota Ternate” workshop ini dilaksanakan merupakan tindaklanjut dari pertemuan antara pihak pemerintah daerah Ternate, Tidore dan Halbar, yang menghadirkan Bapelidbanda (bappeda) dari masing-masing wilayah, yang lebih berbicara pada aspek program dan kegiatan serta pemantapan implementasi program segitiga emas”ujarnya,Jumat(3/11).

Lebih lanjut Nurlaela yang juga merupakan anggota Fraksi Nasdem ini menjelaskan bahwa program segitiga emas yg dikonsepkan oleh ketiga pemda ini di 2 tahun lalu sebenarnya sangat strategis. Hanya saja dalam aspek implementasi masih sangat lemah dan belum optimal”makanya Bapemperda DPRD ternate berinisiasi berkunjung ke DPRD tidore dan halbar agar masing-masing lembaga DPRD bisa menggunakan fungsinya untuk mendorong percepatan segitiga emas lebih maksimal”ungkapnya.

Sementara itu,hasil pantauan workshop kali ini fokus bicara dari aspek pembuatan regulasi kerjasama antar daerah semacam perda tentang segitiga emas, dan jug aspek pengangaran di DPRD.DPRD diharapkan ikut aktif mengawal kebijakan segitiga emas di bidang perikanan, pertanian dan pariwisata”Sangat diakui bahwa kendala tingginya inflasi di tiga wilayah tersebut karena faktor belum optimal memaksimalkan potensi sektor perikanan, pertanian dan pariwisat”jelas Ujar Nella sapaan akrabnya.

Hasil workshop akan ditindaklanjuti di tanggal 6 November 2017, dengan melakukan pertemuan bersama bupati dan walikota dari tiga wilayah tersebut, pimpinan DPRD, dan alat kelengkapan lainnya.Selain soal regulasi segitiga emas, isu dalam workDPRD juga menyetujui Dana Kelurahan dengan model penerapan Bari Gam (model pembangunan partisilatif) dalam  segitiga emas, dengan alokasi anggaran masing-masing Rp. 500 juta  per kelurahan, untuk percepatan program kelurahan wisata, kelurahan potensi perikanan, dan pertanian. Selanjutnya dibutuhkan penegasan dari Walikota atau Bupati untuk  bisa implementasikan dalam APBD 2018.(sahril)

Sumber : https://malut.kabardaerah.com/2017/11/03/nurlaela-bapemperda-dprd-ternate-siap-mendukung/

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp

BeritaTerkait