Warga Ternate Harus Patuh dan Disiplin di Era Normal Baru

TERNATE (30 Mei): Pemerintah Kota (Pemkot) Ternate, Maluku Utara, jika memberlakukan aturan normal baru (new normal), maka harus fokus melakukan edukasi, sosialisasi atas budaya kepatuhan terhadap protokol kesehatan, disiplin dan mendorong perubahan perilaku gerakan hidup sehat secara baik di lapangan.

Ketua Fraksi NasDem DPRD Kota Ternate, Nurlaela Syarif mengatakan hal itu melalui rilisnya yang diterima partainasdem.id, Sabtu (30/5).

“Kami berupaya objektif dari berbagai aspek. Pertama dari aspek landai kurva pandemi Covid 19, Kota Ternate terus meningkat status pasien mulai dari OTG, ODP, PDP dan pasien positif, meskipun secara presentasi jumlah penduduk Maluku Utara terdapat kasus 128 terinfeksi dengan penduduk 1.278.000 jiwa maka prosentasenya hanya 0,01 persen,” kata Nurlaela.

Kedua, tambah Legislator NasDem itu, evaluasi Fraksi NasDem terhadap pelaksanaan Tim Gugus Covid 19 Kota Ternate dalam pemberlakuan protokol kesehatan masih terdapat sejumlah masalah seperti kepatuhan, disiplin dan perilaku masyarakat.

“Ketiga dari aspek instrumen alokasi anggaran Pemkot Ternate dalam proses penanganan Covid 19 juga realokasi anggaran, belum menyentuh secara keseluruhan secara optimal untuk penanganan bansos dan pemulihan ekonomi khusus IKM UKM yang terdampak,” tegasnya.

Dari sejumlah amatan dan evaluasi Fraksi NasDem, menurut Nurlaela Syarif, Fraksi NasDem akan mempertimbangan aspek yang utama adalah rakyat Ternate.

“Covid 19 bukan hanya persoalan krisis kesehatan, tapi dampak terbesar ada soal ekonomi kerakyatan. Meski kami sangat sadari Kota Ternate sebagai pintu masuk, begitu heterogen populasinya. Jadi jika pemberlakuan kebijakan itu ditempuh Pemkot Ternate, maka patut diperhatikan kesiapan dan ketegasan Pemkot dalam memformulasikan budaya kenormalan baru, protokol kesehatan dalam konteks kearifan lokal,” terang Nurlaela.

Nurlaela menambahkan, sebagai kota jasa perdagangan, kota pendidikan karena mahasiswa dari Halmahera rata-rata kuliah di Ternate dan jika sekolah mulai aktif, bagaimana kesiapan Pemkot akan new normal di bidang pendidikan?

“Kami perlu iktiarkan kesiapan Pemkot soal pemberlakukan protap kesehatan di warung makan, restoran, cafe dan pusat perbelanjaan, tempat ibadah dan sebagainya,” tegas Nurlaela.

Memang selama empat bulan wabah corona, jelas Nurlaela, masyarakat Ternate sebagian sudah mulai ada kesadaran dan perubahan perilaku dengan menggunakan masker, ketersediaan sarana prasarana cuci tangan, jaga jarak, namun kerumunan masih tetap terjadi.

“Semoga selama empat bulan berada dalam kondisi pandemi Covid 19, masyarakat menjadi terbiasa untuk menerapkan pola hidup sehat,” kata Nurlaela.(*)

Sumber : https://partainasdem.id/read/10912/2020/05/30/warga-ternate-harus-patuh-dan-disiplin-di-era-normal-baru

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp

BeritaTerkait