Fraksi Nasdem Usulkan DPRD Ternate Rapat Dengan PLN Dan PDAM

Masyarakat Kota Ternate Maluku Utara (Malut) mengeluhkan soal kebijakan diam di rumah dengan konsekuensi terhadap pemakaian harga listrik PLN, dan pengunaan air PDAM untuk kebiasaan cuci tangan air mengalir.

Menurut Ketua Fraksi Nasdem DPRD Kota Ternate Nurlaela Syarif, kepada Poskomalut.com via handphone, Minggu (7/6/2020) sudah empat hari ini pihaknya mendapat keluhan masyarakat soal tagihan listrik dan PDAM yang membengkak, padahal menurut mereka pemakaian listrik mereka cenderung normal saja.

“Sejak awal memang Fraksi Nasdem sudah mengikhtiarkan kondisi ini, Pemkot harus hadir dalam situasi bencana non alam ini dengan berbagai dampak kebijakan masyarakat diam di rumah. Otomatis perilaku dan kebiasaan serta kebutuhan untuk listrik dan air akan bertambah,”ujarnya.

Lanjutnya, sebagai besar keluhan masyarakat membengkaknya tagihan dua item kebutuhan primer ini maka pihaknya Fraksi Nasdem sudah mengusulkan agar pimpinan DPRD segera mengundang rapat konsultasi dengan Manager area PLN, dan juga PDAM agar segera mendengar keterangan resmi kenapa perubahan begitu drastis.

“Harus undang secara resmi karena ini aspirasi dan kesusahan masyarakat, sehingga perlu kita carikan solusi. Dampak covid 19 ini kasihan masyarakat banyak di PHK, gimana mereka bisa penuhi bayaran tagihan yang membengkak ini,” tegas Nurlaela. (sam/red)

Sumber : https://poskomalut.com/fraksi-nasdem-usulkan-dprd-ternate-rapat-dengan-pln-dan-pdam/

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp

BeritaTerkait