Titik Pemetaan Lokasi Pembuangan Sampah Di Ternate Harus Dibuat

Untuk mengatasi permasalahan sampah di Kota Ternate, Pemerintah Kota (Pemkot) Ternate, diminta dapat membuat pemetaan titik pembuangan sampah disejumlah Kelurahan di Kota Ternate. Hal ini karena masih banyak tumpukan sampah yang berserahkan dibahu jalan raya, karena belum diangkut oleh mobil sampah.

Anggota Komisi III DPRD Kota Ternate, Nurlaela Syarif kepada wartawan mengatakan, upaya yang dilakukan oleh Wali Kota dan Wakil Wali Kota Ternate, M Tauhid Soleman dan Jasri Usman melalui program 100 hari kerja terkait penanganan sampah memang patut diapresiasi, namun alangkah baiknya dibuat pemetaan titik pembuangan sampah di 78 Kelurahan di Kota Ternate, dan kalau bisa pengakutan sampah bisa dilakukan malam hari.

“Memang selama ini masalahnya pada armada, namun Pemkot mungkin bisa meniru apa yang dilakukan oleh Wali Kota Ambon dengan tagline “Ambon siang bersih Ambon malam bersinar” jadi polanya itu ada kesepakatan Pemerintah dengan masyarakat untuk mengangkut sampah dimalam hari, supaya disiang hari itu tidak terlihat tumpukan sampah,” ungkap Nella sapaannya, Senin (21/6/2021).

Nella bilang, inisiatif ini yang harusnya dilakukan dengan instrumen kewenangan dan ketegasan Pemerintah Kota Ternate. Kan bisa diinventarisir jumlah armada sampah agar bagaimana bisa beroperasi dititik mana saja, seperti contoh di Simpang Lima lingkungan BTN Kelurahan Maliaro yang warganya membuang sampah dibarangka (kali mati), nah ini yang seharusnya dicari solusi agar tidak lagi membuang disitu, makanya ini adalah tugas dan kewenangan Pemkot untuk atasi semua.

Selain itu, lanjut Nella, launching trans depot sampah yang dilakukan beberapa waktu lalu di kelurahan Bastiong Karance dan Talangame itu harus selalu dipantau, sehingga bisa tahu partisipasi pengolahan sampah oleh masyarakat sejauh ini sudah sampai dimana.

“Kaitan dengan sampah ini mapping dan eksekusinya harus jelas dengan langkah modelnya seperti apa. Mereka kan hanya melakukan launching untuk pemberdayaan masyarakat begitu saja, namun untuk pantauan belum tahu cara menejemennya bagaimana,” tambahnya.

Untuk itu dirinya menyarankan, Pemerintah Kota Ternate bisa membuat layanan sistem informasi penanganan dan pengolahan sampah seperti dibukanya media center, sehingga begitu ada timbunan sampah di lingkungan mana, Dinas terkait langsung action melakukan pengangkutan sampah tersebut.

Di sisi lain Kadis DLH Kota Ternate, Tony Pontoh mengaku persoalan penumpukan sampah di beberapa titik di Kecamatan Ternate Selatan sudah selesai di atasi.

“Ini karena kendaraan/mobil pengangkutan belum datang angkat, karena ada beberap mobil bannya pecah, tetapi tadi (kemarin) audah di angkut semua sampah itu dan tak ada masalah lagi,” pungkas Tony (Sm/red)

Sumber : https://poskomalut.com/titik-pemetaan-lokasi-pembuangan-sampah-di-ternate-harus-dibuat/

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp

BeritaTerkait