Ini Sikap Fraksi NasDem Atas LPP APBD Pemkot Ternate 2020

Fraksi Nasional Semokrat (NasDem) Dewan Perwakil Rakyat Daerah (DPRD) Kota Ternate, menyikapi Laporan Pertanggungjawaban Pelaksanan (LPP) APBD Kota Ternate Tahun 2020, dalam sidang paripurna yang berlangsung di kantor DPRD Kota Ternate, Senin (14/6/2021)

Ketua Fraksi NasDem DPRD kota Ternate, Nurlaela Syarif, dalam membaca tanggapan fraksi mengatakan dalam peran-peran kerakyatan selalu melalui pendekatan harmonisasi hubungan kerja dengan pemerintah daerah merupakan
salah satu kondisi yang mendukung terwujudnya otonomi daerah dan mendorong kesejahteran masyarakat kota Ternate, melalui sebuah dinamika yang unik dalam Tatanan penyelenggaraan pemerintah daerah.

“Dalam korteks pembangunan daerah, menurut pihaknya penduduk merupakan subjek dari pembângunan daerah. Dengan posisi itu, maka capaian hasil kinerja pembangunan daerah yang dilaksanakan harus dapat diukur dengan dampak yang diterima oleh masyarakat dimana dengan mengedepankan prinsip-prinsip tata kelola pemerintahan dan aturan perundangan yaitu meningkatnya kesejahteraan penduduk. Untuk melihat kondisi Kota Ternate dari aspek kesejahteraan masyarakat data mengunakan beberapa indikator ekonomi makro Kota Ternate di Tahun 2020 sebagai parameter,” ucap Nurlaela

Ia bilang, pertama ini kaitan pertumbuhan ekonomi Kota Ternate, sebagai salah satu indikator yang dapat digunakan untuk mengevaluasi keberhasilan pembangunan ekonomi suatu wilayah. Tahun 2020 adalah fase dimana pandemi covid 19 yang menjadi faktor utama mempengaruhi pertumbuhan ekonomi di daerah termasuk di kota Ternate. Selain itu pihaknya memberikan ikhtiar kepada Pemkot Ternate terkait tingkat inflasi di 2 tahun terakhir yaitu tahun 2019 dan 2020 bahkan sampai di tahun 2021, tingkat inflasi Kota Ternate lebih tinggi dari inflasi nasional yaitu 2,72 %. Pemkot Ternate harus memaksimalkan laju tingginya inflasi karena berdampak pada perekonomian

” Harus dilakukan secara Optimalisasi dengan memaksimalkan Tim Pengendalian Inflasi Daerah dan melakukan intervensi pasar secara maksimal,” ujarnya

Lanjutnya, kedua kaitan tingkat kemiskinan, salah satu menjadi perhatian dari pihaknya juga berkaitan dengan presentase penduduk miskin Kota Ternate mengalami peningkatan di dua tahun terakhir yaitu Tahun 2019 dan 2020 dari 3,13 perasen menjadi 3,46 peraen. Presentase penduduk miskin kota ternate ini masih di atas Provinsi dan nasional.

“Ini harus mendapat perhatian serius Pemkot Ternate Andalan kedepan menjadikan program prioritas dalam upaya mengentaskan kemiskinan di Kota Ternate,” jelasnya

Selain, itu ketiga pihaknya memberikan ikhtiar tentang realisasi pencapaian sasaran kinerja fiskal dari total alokasi anggaran Belanja daerah yang di Tetapkan di Tahun 2020 yaitu 1.043.913.742.281.00

“Berdasarkan kinerja fiskal selama kurun waktu (2016-2020) cenderung mengalami
peningkatan dari aspek peningkatan PAD, meskipun untuk sumber pendapatan retribusi tidak mencapai realitasi target yang ditetapkan,” ungkapnya

Pihaknya juga memberikan pandangan kedepan Pemkot Ternate perlu melakukan optimalisasi pendapatan dengan melakukan transformasi digital atau efektifitas sistem retribusi dan pajak daerah berbasis teknologi informasi guna memperketat transparansi dan target capaian yang lebih optimal. Potensi pendapatan sektor retribusi selama ini belum terkelola secara baik menyebabkan kebocoran.

“Untuk tahun 2020 Target PAD sebesar 82.548.422.000,00 mampu direalisasi sebesar Rp. 78.274.781.177,55 atau sebesar 94,82%. realisasi PAD ini terdiri dari penerimaan pajak daerah sebesar RP. 49.802.378.454,00 atau 107,62%. sementara retrubusi daerah sebesar Rp. 16.077.017.079,00 atau sebesar 66,21%, belum mencapai target yang ditetapkan,” akunya

Ia juga menambahkan ke empat, terkait realiasasi pencapaian kinerja program pada tahun 2020 sebanyak 372 program dan 2019 kegiatan pada masing-masing OPD berdasarkan urusan pelayanan. Pihaknya memberikan pandangan terhadap realisasi kinerja program di tahun 2020 untuk urusan pelayanan wajib pendidikan dengan alokasi sebesar Rp. 221.609.890.401.00 atau 32,12% Sudah melampaui dari apa yang menjadi isyarat UU yaitu sebesar 20%.

“Namun ironisnya berdasarkan data dari lembaga penjaminan mutu pendidikan (LPMP) Provinsi Maluku Utara, berkaitan dengan mutu pendidikan Kota Ternate berada pada posisi ketiga dibawah dari
Kota Tidore Kepulauan dan Kabupaten Halbar,”imbuhnya

Ia mengaku pihaknya juga memberikan pandangan bahwa kedepan Pemkot Ternate, lebih menfokuskan pada program dan kegiatan yang berbasis pada peningkatan mutu pendidikan dan SDM guru dan fasilitas penunjang lainnya dan tidak lagi menitikberatkan pada infrastruktur secara fisik semata.

selain itu, kaitan dengan urusan bidang kesehatan, Fraksi NasDem berpandangan bahwa kaitan dengan persoalan penanganan covid 19 pemerintah Kota Ternate perlu fokus terkait dengan bagaimana capaian vaksin covid 19 untuk seluruh masyarakat Kota Ternate, serta kaitan dengan angka kasus gizi buruk di Kota Ternate. Dimana Kota Ternate sebagai Kota dalam tahapan menuju Kota Layak anak namun persoalan anak masih perlu menjadi prioritas dan perhatian serius, yaitu faktor risiko stunting pada sisi kesehatan dan gizi, serta angka anak dalam usia pernikahan dini.

” Dan kaitan komitmen Pemerintah Kota Ternate terkait pembangunan rumah sakit daerah kota Ternate yang di tahun 2019-2020 sudah alokasikan Rp 1,7 Miliar perencanaan pembangunan rumah sakit daerah. apa langkah dan keberlanjutan pemkot Ternate Andalan berkaitan dengan keberlanjutan rumah sakit daerah ini kiranya perlu mendapat perhatian,” cecarnya

Ia menegaslan pemandangan umum pihaknya semoga menjadi perhatian dan dapat terus bersinergis dalam upaya menjadikan Kota Ternate, menjadi Kota Andalan untuk kita semua, pihaknya yakini dimasa pemerintahan Tauhid dan Jasri sangatlah penuh dengan tantangan

” Insa allah kami yakini akan memberikan dampak dan kemajuan ke arah yang lebih baik, bisa dirasakan dan dinikmatin oleh seluruh warga masyarakat Kota Ternate berasaskan keadilan, dań kesejahteraan mulai dari Hiri, Moti sampai Batang Dua tepatnya di 78 kelurahan se Kota Ternate,” pungkasnya.(Sm/red)

Sumber: https://poskomalut.com/ini-sikap-fraksi-nasdem-atas-lpp-apbd-pemkot-ternate-2020/

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp

BeritaTerkait